Sudah Ku Hafal

Setelah merilis single dan video klip “Semua Hilang” pada trimester pertama tahun ini, rapper Wicigo Shawty kembali menghadirkan karya terbarunya, sebuah single manik dan dark berjudul Sudah Ku Hafal”.

Sudah Ku Hafal

Latar Belakang Single Sudah Ku Hafal

Berbeda dengan trek-trek sebelumnya yang merekam pahit-manis romansa sepasang kekasih, single terbaru ini mengangkat tema kekerasan pada anak. Sebuah raungan tak terima atas ketidakadilan sekaligus eksplosi amarah, trek ini menghadirkan ulang sebuah tema yang berani, mendalam, dan tak lekang waktu ke dalam skena musik independen di Indonesia. Mengambil inspirasi dari kisah pribadi dan sekitar, lagu ini ditulis dari sudut pandang orang ketiga yang menyuarakan murka seorang penyintas kekerasan terhadap anak dengan merangkum apokalips-apokalips kecil yang terjadi dalam kesehariannya yang keras dan serba tak adil.

Tak hanya itu, trek ini mengajak pendengar masuk ke dalam lubuk hati penyintas kekerasan terhadap anak lewat liriknya yang personal. Frustrasi dan kehampaan menjadi makanan sehari-hari, meski tersisa harapan di dalam diri atas perlakuan dan kehidupan yang lebih baik. Pada “Sudah Ku Hafal”, semua rasa sakit fisik dan mental yang diderita seorang penyintas seiring waktu menjelma menjadi rasa benci yang menenggelamkan diri dan menjauhkannya dari kebahagiaan.

Proses Produksi Single Terbaru

Trek yang diproduseri bersama dengan kolaborator lama Saesar & Fat Rorry ini menghadirkan dentuman 808 yang kasar dan elemen synth yang kuat, sebuah penggambaran sonik atas situasi emosional penyintas — mania, terpenjara, tanpa ada jalan untuk kembali. Sebagai lagu ketiga Wicigo Shawty yang dirilis pada Era Empat Apokalips Preachja Records, trek ini memperkaya pemahaman penggemar dan pendengar akan imaji dan nuansa dunia apokaliptik yang dipresentasikan oleh label hip–hop asal Jakarta tersebut bersama roster terbarunya Wicigo Shawty, Akara, Noise from Under, dan Laze.

Sudah Ku Hafal

Sudah Ku Hafal”, single ketiga dari rapper Wicigo Shawty bersama PreachJa Records, sudah bisa didengarkan di platform streaming musik favorit mulai 1 Juli 2022. Kira-kira lagu ini ada yang relate ga sih sama kalian? Yang dimana rasa benci itu membuat dirinya menjadi jauh dari kebahagian? Semoga itu ga terjadi sama kamu ya Heaores. Ohiya daripada kita memiliki rasa benci yang akhirnya malah jadi jauh dari kebahagiaan, yuk mending cek postingan kita yang lainnya disini ya!

1
0

Written by:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *