Hai Hearoes! Siapa nih yang kelahiran tahun 1997-2000? Pasti pernah ngerasain kenapa mereka di usia segitu udah bisa sekeren itu ya? Dan aku masih gini-gini aja. Biasanya yang merasakan hal itu bisa saja sedang berada di fase Quarter Life Crisis atau Krisis Seperempat Abad. Mungkin, istilah quarter life crisis sudah tidak asing bagi kalian. Bisa jadi saat ini kamu sedang mengalami hal tersebut. Sebelum menerka-nerka, lebih baik ketahui dulu tanda-tanda kamu sedang mengalami quarter life crisis. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini. 

Menurut Fischer (2008) quarter-life crisis merupakan periode krisis emosional yang terjadi pada usia awal 20-an disebabkan perasaan khawatir terhadap ketidakpastian hidup di masa depan seputar relasi, karier,dan kehidupan sosial. Seseorang dalam melewati tahapan perkembangannya tidak mampu merespons dengan baik berbagai persoalan yang dihadapi, diprediksi akan mengalami berbagai masalah psikologis, merasa terombang-ambing dalam ketidakpastian dan mengalami krisis emosional. Masa ini merupakan puncak kedewasaan seseorang ini, orang mulai meninjau kembali masa lalunya, apa yang telah ia lakukan, apa yang ia dapatkan, dan bagaimana kehidupannya di masa datang. Biasanya nih diantara kalian udah mulai bertanya-tanya tentang dua pertanyaan sulit tentang kenapa kamu lahir ke dunia dan untuk apa kamu lahir di dunia. Pertanyaan sederhana tapi sulit ini, memang absurd dan tak bisa diprediksi namun menentukan arah hidupmu dalam 10 tahun atau lebih. 

Selain itu, pada seseorang remaja yang sedang berada di fase seperempat abad pasti merasa bahwa kamu belum melakukan atau mencapai hal-hal terbaik dalam hidupmu. Dulu pada saat kalian masih kecil saat duduk dibangku Sekolah Dasar kalian pasti mempunyai banyak impian untuk menjadi orang dewasa. Kalian bermimpi menjadi orang yang sukses di usia muda. Kemudian bermimpi punya bisnis selepas kuliah dan kemudian melanjutkan studi di level berikutnya. Lulus dengan cumlaude bahkan setelah lulus langsung diterima kerjaan di kantor ternama. Nyatanya menjadi orang dewasa tidak semudah itu dan tidak semenyenangkan itu pula. 

Selain itu, sosial media sering kali membuat kalian cemas karena mungkin kebanyakan dari teman-teman kalian mengupload hasil pencapaiannya, misal ada yang baru graduation, kemudian ada juga yang kelar sidang, dan tidak sedikit teman-teman kalian yang sudah menikah. Karena hal ini juga bisa membuat kalian merasa minder dan insecure akan pencapaian orang lain. Penyebab paling dominan dari krisis seperempat abad adalah tuntutan tentang masa depan dari keluarga dan permasalahan di bidang akademik.  

Beberapa faktor internal yang dapat menjadi penyebab antara lain:

  • Harapan dan mimpi terkait keluarga, karier, sosial, dan percintaan.
  • Agama dan spiritualitas.

Faktor eksternal yang dapat menjadi penyebab antara lain:

  • Hubungan percintaan, pertemanan, dan keluarga.
  • Tantangan akademis.
  • Kehidupan pekerjaan.

Menurut peneliti dan pengajar Psikologi dari University of Greenwich, London, Dr. Oliver Robinson, ada empat fase dalam QLC. Pertama, perasaan terjebak dalam suatu situasi, entah itu pekerjaan, relasi, atau hal lainnya. Kedua, pikiran bahwa perubahan mungkin saja terjadi. Selanjutnya, periode membangun kembali hidup yang baru. Yang terakhir adalah fase mengukuhkan komitmen anyar terkait ketertarikan, aspirasi, dan nilai-nilai yang dipegang seseorang. 

Pada akhirnya, semua orang akan mengalami usia 20 tahun keatas. Dalam proses perkembangan ini semua orang ada kalanya merasa cemas, tidak siap, frustasi, bingung untuk menghadapinya. Nah ini ada beberapa tips untuk Hearoes agar kalian bisa melewati fase quarter life crisis :

  1. Fokus

Fokus pada apa yang penting saat ini. Hindari multitasking dan simpan energi sehingga kamu dapat mengatasi masalah yang kamu hadapi. Investasilah pada dirimu untuk membuatmu berkembang, tidak perlu ikut campur masalah orang lain.

  1. Buatlah rencana

Buatlah rencana dalam lima tahun kedepan dengan jelas. Hidup ini perlu rencana, jika hidup berjalan tanpa tujuan dan langkah yang tidak jelas kita akan semakin bingung. Rencana yang jelas akan membantumu untuk mengukur sejauh mana perkembanganmu. 

  1. Kembangkan kemampuan

Pertama kamu harus tahu dirimu sendiri, apa saja kelebihan dan kekuranganmu. Tentunya kamu mempunyai kelebihan/ potensi yang tidak orang lain punya. Kamu sangat perlu untuk mengetahui potensimu. Dengan mengenali potensi, kamu memiliki fokus yang jelas dalam hidup. Pastikan potensimu dapat berkembang setiap harinya dengan mulai dari langkah kecil dan konsisten. 

  1. Mindfulness

Kegiatan mindfulness salah satunya juga untuk refleksi diri. Melepas segala hiruk pihuk dunia dan melatih diri untuk sejenak hening. Menikmati secangkir teh tanpa gangguan dari telfon genggam sangat membantu untuk menenangkan diri. 

  1. Melatih tanggung jawab.

Kamu tidak bisa mengontrol orang lain, tapi kamu bisa mengontrol dirimu sendiri. Sebaik apapun rencana yang kita buat tentu tidak berjalan mulus. Kita tidak bisa serta merta untuk menyalahkan keadaan ataupun menyalahkan orang lain. Yang perlu kita lakukan adalah untuk mengambil alih kendali dalam diri kita, berlatih bertanggungjawab

  1. Seimbang

Hidup harus seimbang, jika berlebihan itu tidak baik. Salah satunya adalah overthinking, itu pertanda buruk. Kita harus seimbang dalam menjaga pikiran, jiwa, dan badan. Untuk menjaga badanmu, ini berarti makan dengan benar, istirahat dengan baik dan berolahraga. Sedangkan menjaga pikiran, ini bisa berarti tidak perlu overthinking, berlatih mindfulness. Menjaga kesehatan jiwa dengan menyadari apa yang kita rasakan. 

  1. Berhenti membandingkan dengan orang lain

Hidup bukanlah sebuah kompetisi atau perlombaan. Semua mempunyai jalannya dan garis waktu masing-masing. Waktu yang tepat tidaklah waktu yang cepat. Tetap lakukan yang terbaik meskipun sedang menghadapi quarter life crisis dan jangan menyerah hanya karena melihat teman sebayamu sudah lebih sukses. Sukses perlu usaha yang konsisten dan semangat pantang menyerah. Kita tidak pernah tahu, apa yang kita lihat sukses dalam waktu cepat bisa jadi beberapa tahun mendatang tidak bertahan. Tiap orang pasti punya caranya sendiri untuk bisa tiba di destinasi masing-masing.

Life is long journey, enjoy and be happy. Good luck Hearos!

1
0

Written by:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *